13 Jenis Alpukat Unggul, Cocok untuk Budidaya

Jenis Alpukat Unggul

Jenis-Jenis Alpukat Unggul – Siapa sih yang nggak kenal sama buah alpukat? Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa suka dengan buah yang bertekstur lembut ini. Alpukat sendiri ada banyak jenisnya. Tapi yang paling dikenal masyarakat adalah alpukat mentega, karena dagingnya lembut, tebal, dan rasanya yang enak.

Selain alpukat mentega, sebenarnya ada banyak lho jenis-jenis alpukat yang merupakan bibit unggul! Apalagi kalau kamu tertarik untuk budidaya alpukat, sangat penting buat kamu untuk tahu informasi ini. Yuk, intip info lengkapnya!

Jenis-Jenis Alpukat Unggul

1. Alpukat Miki

Siapa sangka kalau alpukat miki menjadi juara 1 lomba buah unggul nasional yang diselenggarakan oleh Trubus pada tahun 2017 silam. Mulai saat itu, alpukat miki popularitasnya meningkat. Tidak heran jika alpukat miki menjadi juara, karena rasa dari alpukat miki sangat lezat dan dagingnya yang minim air serta pulen.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh alpukat miki adalah daun yang tidak disukai ulat. Padahal, pohon alpukat lain biasanya diserang hama ulat dulu baru berbuah lho!

2. Alpukat Kendil

Selain alpukat miki, alpukat kendil juga merupakan jenis alpukat unggul. Pasalnya, satu buah alpukat kendil bisa memiliki berat minimal 800 gr dan bisa mencapai 2,9 kg. Wow! Hanya saja, kulit buah alpukat kendil tidak semulus dan semengkilap alpukat miki.

Baca juga: Cara Mudah Budidaya Jamur Enoki di Indonesia untuk Pemula

3. Alpukat Pluwang

Pohon alpukat pluwang dikenal dengan tingkat produktivitasnya yang tinggi. Di usia 3 tahun, pohon alpukat pluwang bisa menghasilkan buah yang banyak. Dan mencapai 1 kwintal saat usianya remaja. Selain itu, alpukat pluwang adalah jenis alpukat jumbo. Satu buah pluwang memiliki berat 800 gr hingga 1,9 kg. Kulit alpukat pluwang juga halus dan mengkilap seperti miki.

4. Alpukat Mina

Alpukat mina berasal dari Semarang dan sudah lama dikenal sebelum jenis-jenis unggul baru. Sebenarnya, alpukat mina hampir sama dengan alpukat kendil. Baik secara bobot dan produktivitasnya. Akan tetapi, jika berbicara soal rasa, alpukat kendil lebih juara. Akan tetapi, alpukat wina memiliki kulit yang lebih mulus dan biji yang lebih kecil.

5. Alpukat Bullfrog

Jenis ini termasuk varietas baru. Tetapi sudah lama ada. Penemuan alpukat bullfrog sendiri ditemukan saat di supermarket di Bali. Di sana, alpukat bullfrog dijual dengan harga yang mahal meskipun produk lokal, yaitu 65.000/kg. Penampakan dari alpukat bullfrog yaitu berbentuk oval sempurna, kemudian rasanya sangat lezat dan kulitnya yang tebal.

6. Alpukat Rifa’i

Jenis ini banyak diburu saat memenangkan juara 2 lomba buah unggul nasional bersama alpukat miki. Jenis ini mirip dengan alpukat miki, hanya saja ukurannya lebih besar dan bijinya lebih kecil. Bagian kulitnya mengkilap dan terdapat warna keunguan saat buahnya matang.

7. Alpukat Hass

Benar kata sebuah pepatah, “don’t judge by its cover”. Seperti itulah alpukat hass. Secara penampilan sangat tidak menggugah selera. Kulitnya ungu kehitaman, tekstur kulitnya tidak rata, dan ukurannya yang kecil. Tapi siapa sangka, kalau alpukat hass sudah dikenal di seluruh dunia? Bahkan, alpukat asal Australia ini menguasi 80% pasar buah alpukat dunia. Tak tanggung-tanggung, untuk satu kilo alpukat hass dijual dengan harga 120.000 sampai 200.000 rupiah.

Untuk rasa, tidak perlu diragukan lagi, pulen, lezat, dan sangat gurih. Kandungan minyaknya juga sangat tinggi.

8. Alpukat Yamagata

Yamagata berasal dari Hawai. Bentuknya oval dengan biji kecil dan rasa daging yang lezat. Kandungan minyak pada alpukat yamagata juga tinggi.

Baca juga: Manfaat buah alpukat

9. Alpukat Malama

Alpukat malama memiliki warna seperti alpukat hass. Hanya saja, jenis ini lebih halus dan rasanya lezat. Ini adalah jenis baru yang ada di Indonesia.

10. Alpukat Tanpa Biji

Paling menjengkelkan kalau makan alpukat bijinya besar tapi dagingnya sedikit bukan? Nah, kamu sekarang bisa lho makan alpukat tanpa biji. Benar-benar nggak ada bijinya!

Alpukat jenis ini sangat cocok untuk dibudidayakan. Untuk mempercepat proses pembuahan, penanaman bisa dilakukan sengan cara okulasi yang memakan waktu 1 – 4 tahun untuk berbuah.

11. Alpukat Aligator

Kalau jenis ini sudah tahu? Alpukat aligator menjadi primadona petani alpukat karena ukurannya yang jumbo dan dagingnya yang tebal. Alpukat ini juga dikenal dngan sebutan “giant avocado”. Satu buah alpukat aligator, beratnya bisa mencapai 1,13 kg. Keunggulan dari jenis ini adalah tidak ada rasa pahit pada dagingnya, tekstur halus, dan tanpa serat. Sempurna!

Kalau kamu tertarik untuk membudidayakannya, kamu bisa baca caranya di sini!

Cara Mudah Budidaya Alpukat Aligator untuk Pemula

12. Alpukat Mentega

Nah, kalau jenis ini adalah primadona bagi masyarakat Indonesia. Semua orang pasti tahu alpukat mentega. Dagingnya yang halus, berwarna kuning seperti mentega, dan tebal. Satu buah alpukat mentega beratnya mencapai 600 gram.

13. Alpukat Mega Murapi

Alpukat mega murapi bentuknya lebih kecil-kecil dan oval. Namun rasanya enak, manis, pulen, dan lembut. Satu pohon alpukat mega murapi dapat menghasilkan hingga 450 buah. Dan enaknya lagi, jenis ini bukan jenis musiman sehingga dapat berbuah terus-menerus.

Setelah tahu jenis-jenis alpukat unggul di atas, kamu tertarik dengan jenis yang mana? Sekian artikel hari ini, jangan lupa kunjungi Katrinaforcongress terus.