4 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi Lengkap

Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

Katrinaforcongress – Dalam ilmu ekonomi, ada yang namanya konsep dasar. Konsep dasar ini akan membantu kamu dalam memahami dan mempelajari ilmu ekonomi. Penasaran apa saja konsep-konsep tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

Secara garis besar, ada 4 konsep dasar ilmu ekonomi. Keempat konsep ini merupakan fundamental penting yang sebaiknya dipelajari pertama kali sebelum mempelajari ilmu ekonomi lebih jauh lagi.

Konsep dasar ilmu ekonomi meliputi pengertian ilmu ekonomi, ilmu ekonomi normatif dan positif, perkembangan ekonomi, dan pembagian ilmu ekonomi.

1. Pengertian Ilmu Ekonomi

Ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “oikos” yang berarti “keluarga” dan “nomos” yang artinya “ hukum, peraturan, aturan”. Sederhananya bisa dikatakan ekonomi merupakan aktivitas mengurus rumah tangga.

Faktanya, setiap keluarga pasti mengahadapi berbagai macam masalah, contohnya dalam memilih siapa yang ditugaskan mencari nafkah, membersihkan rumah, memasak, mengurus anak dan lain sebagainya.

Masalah tersebut muncul karena terbatasnya sumberdaya yang ada dalam rumah tangga. Perkaranya meliputi penghasilan yang diterima, luasnya tempat tinggal, jumlah orang yang ada dalam rumah tangga.

Karena terbatasnya sumberdaya, suatu rumah tangga harus bisa mengalokasikan sumberdaya yang dimiliki untuk mewujudkan semua kebutuhan

Rumah tangga disini bersifat luas, yakni warga negara yang tinggal dalam suatu wilayah kedaulatan. Perkaranya pun juga sangat kompleks.

Mulai dari yang bertugas sebagai pemimpin, mengendalikan keuangan, membangun infrastruktur, dan lainnya.

Dari ilustrasi di atas bisa kita simpulkan dan kita kutip dengan dua kata kunci yang melekat pada penjabaran ekonomi, yaitu:

  • Mengatur dan mendistribusikan sumberdaya (management and allocation of resources)
  • Terbatasnya sumberdaya (scarcity of resources)

Hal di atas itulah yang menjadi fokus utama ilmu ekonomi. Maka dari itu, ilmu ekonomi adalah ilmu yang memahami bagaimana suatu rumah tangga mengatur dan mendistribusikan terbatasnya sumberdaya yang ada untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Contoh sederhananya, dalam suatu pasar banyak sekali produk yang ditawarkan. Mengingat terbatasnya dana yang dimiliki, kita harus membeli produk yang menjadi prioritas atau produk yang benar-benar dibutuhkan.

Untuk mengetahui dan memahami lebih lanjut tentang pengertian ilmu ekonomi secara umum dan menurut para ahli, kamu bisa mengunjungi laman https://pendidikanpedia.com/. Di sana kamu juga akan menemukan banyak materi ekonomi dan contohnya.

2. Ilmu Ekonomi Normatif dan Positif

Dalam suatu ilmu ekonomi memiliki dua pemahaman, yakni ilmu ekonomi normatif dan positif. Perbedaan diantara keduanya adalah:

  • Ilmu ekonomi normatif, yaitu penyelidikan ekonomi yang diasaskan pada sebuah keharusan perekonomian bekerja. Bisa disebut, ilmu ekonomi normatif menjelaskan kondisi ideal dari suatu perekonomian.
  • Pada ilmu ekonomi positif, ialah kajian ekonomi diasaskan tentang bagaimana perekonomian berlangsung dalam tingkat realita.

3. Perkembangan Ilmu Ekonomi

Perkara ekonomi memiliki usia yang sama dengan usia peradaban manusia. Tapi, ilmu ekonomi pertama kali muncul pada abad ke-18, yang telah ditemukan dalam buku Adam Smith yang berjudul An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nation (1776).

Karena itu Adam Smith dikenal sebagai bapak ilmu ekonomi modern. Beliau melihat ilmu ekonomi dari sudut pandang rasionalitas, contohnya kemiskinan pada masa itu dianggap sebagai takdir.

Namun sejak abad ke-18 (modern) kemiskinan dianggap ada hubungannya dengan ketidakmampuan untuk bertindak produktif.

4. Pembagian Ilmu Ekonomi

Dan konsep dasar ilmu ekonomi yang terakhir adalah pembagian ilmu ekonomi. Alfred W. Stoiner berpendapat bahwa, ilmu ekonomi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu teori ekonomi, ilmu ekonomi terapan dan ilmu ekonomi deskriptif.

a. Teori ekonomi

Teori ekonomi adalah ringkasan dari teori-teori dalam bidang ekonomi yang berupaya menjabarkan, mencari pemahaman, keterkaitan sebab akibat, dan cara kerja sistem ekonomi.

Ekonomi teori memiliki kerangka konsep yang berasal dari perkara-perkara konkrit yang terjadi di lingkungan masyarakat.

b. Ilmu ekonomi terapan

Ilmu ekonomi terapan adalah terapan dari berbagai macam ide ekonomi. Yang berarti bahwa konteks-konteks pemahaman dari kajian ekonomi teori digunakan untuk melahirkan aturan-aturan, asas-asas yang tepat untuk menangani perkara ekonomi khusus.

c. Ilmu ekonomi deskriptif

Ilmu ekonomi deskriptif adalah cabang ilmu ekonomi yang mengilustrasikan berbagai pemahaman aktual tentang sebuah keadaan ekonomi dalam bentuk yang sistematis seperti kurva, angka-angka, grafik dan penyajian lain.

Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan ilmu ekonomi deskriptif untuk menyajikan keadaan ekonomi baik mikro maupun makro.

Sekian pembahasan mengenai materi konsep dasar ilmu ekonomi. Semoga setelah membaca artikel ini kamu jadi bisa mempunyai wawasan dan pengetahuan dasar seputar ilmu ekonomi. Terima kasih dan semoga bermanfaat.